Selasa, 16 Desember 2014

Jelang Akhir Tahun, Penjualan Mobil merosot.


Jakarta - Menjelang penghabisan tahun 2014, penjualan mobil di Tanah Air cenderung lesu. Data Gabungan Industri Kendaraan Indonesia (Gaikindo) yang dikutip pada Rabu 17 Desember 2014 menyebutkan, penjualan mobil pada November anjlok 13,3 persen jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Pada November, penjualan mobil mencapai 91.268 unit, menurun signifikan dibandingkan Oktober sebanyak 105.356 unit. Ini adalah kali kedua penjualan mobil menurun setelah April-Mei. Saat itu, penjualan merosot tajam dari 106.052 menjadi 96.927 unit.

Untuk periode Januari-November 2014, angka penjualan mobil mencapai 1.129.564 unit. Angka ini turun jika dibandingkan Januari-November 2014, saat pasar mobil mencapai 1.132.210 unit.

Menurut Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto, penjualan mobil sepanjang 2014 relatif stagnan. "Untuk bulan ini saja, kami masih butuh 100 ribu unit untuk mencapai target 1,2 juta," kata Jongkie saat ditemui Tempo di Hotel Ritz Carlton beberapa waktu lalu.

Jongkie mengatakan pada 2015 penjualan mobil kemungkinan akan sama dengan tahun ini yakni 1,2 juta unit. Menurut dia, stagnasi pasar mobil disebabkan perubahan kondisi ekonomi di dalam negeri. Kenaikan suku bunga acuan hingga 7,75 persen dan melemahnya rupiah mengerek biaya kepemilikan mobil sehingga penjualannya sedikit tersendat.


ANALISIS :
- menjelang penghabisan tahun 2014, penjualan mobil di Tanah Air mengalami penurunan.
- stagnasi pasar mobil disebabkan perubahan kondisi ekonomi di dalam negeri. 
- kenaikan dolar juga menyebabkan penjualan mbil semakin sedikit.


sumber: http://www.tempo.co/read/news/2014/12/17/123629058/Jelang-Akhir-Tahun-Penjualan-Mobil-Merosot

Tidak ada komentar:

Posting Komentar